Twitter Facebook Feed

Perawatan Pasien Post Kemoterapi Lengkap




Perawatan Pasien Post Kemoterapi, Diagnosa NANDA 2017, Diagnosa NANDA 2018, Diagnosa Nanda 2018-2020, Diagnosa NANDA 2015, diagnosa Nanda 2014, Diagnosa NANDA 2012, Diagnosa Doenges
post kemoterapi


PERAWATAN PASIEN DENGAN POST KEMOTERAPI


PENGERTIAN :
Kemoterapi adalah penggunaan preparat antineoplastik sebagai upaya untuk membunuh sel-sel tumor dengan mengganggu fungsi dan reproduksi seluler

TUJUAN PEMBERIAN KEMOTERAPI
-          Mencapai kesembuhan
-          Mencapai masa bebas penyakit yang lama
-          Memperkuat efek pengobatan lain mis : ssd operasi atau radioterapi
-          Mengecilkan tumor sebelum pembedahan atau radioterapi

CARA KERJA KEMOTERAPI
Menghambat pertumbuhan sel dari siklus sel

EFEK SAMPING KEMOTERAPI DIPENGARUHI OLEH :
-          karakteristik obat, dosis setiap pemberian / kumulatif
-          berbeda pada setiap pasien, dapat menimbulkan gejala efek samping berbeda meskipun                        dengan dosis dan obat yang sama.

EFEK SAMPING PEMBERIAN KEMOTERAPI :
  1. Pada system pencernaan :
a.       mual dan muntah
b.      diare
c.       konstipasi
d.      anoreksia
e.       perubahan/gangguan indra pengecap
f.       stomatitis dan esofagitis
  1. Pada system kulit :
a.       Alopecia, suatu keadaan dimana rambut menjadi rontok sebagai akibat atau efek dari kemoterapi yang terjadi secara bertahap baik itu bersifat sementara ataupun menetap tetapi biasanya sifatnya hanya sementara.
b.      Dermatitis

  1. Hematopoietic
a.       depresi sumsum tulang
b.      leucopenia
c.       thrombositopenia
d.      erithropenia
Semua yang disebutkan diatas dapat menyebabkan pasien mudah terkena infeksi, anemia dan mengalami perdarahan
  1. Sistem Genitourinari
a.       sistitis
b.      nephrotoksik
  1. Sistem Reproduksi
a.       amenorrhea
b.      premature menopause
c.       perubahan seks sekunder
d.      abnormal kromosom
e.       mandul/infertilitas
  1. Neurotoksik
a.      
b.      kesemutan
c.       retensi urin

  1. Kardiotoksik

PERAWATAN PASIEN DENGAN POST KEMOTERAPI :
ANOREKSIA
Penanganan yang bisa dilakukan adalah dengan mengajarkan kepada pasien cara mengatur makanan:
*    Kebutuhan karbohidrat, sebagai sumber energi harus dikonsumsi secara teratur, bisa diperoleh dari tepung, sereal, pasta dan roti, tetapi hindari yang terlalu manis seperti permen dan kue-kue basah.
*    Kebutuhan protein, penting karena banyak mengandung vitamin dan mineral. Bisa dengan mengkonsumsi suplemen nutrisi seperti ensure, sustacal, resource, bisa juga dengan osmolit, isocal, isosource.
Untuk menambah masukan protein bisa juga dengan makan telur rebus, daging, yoghurt.

PERUBAHAN INDRA PENGECAP
*    Hindari makanan yang pahit
*    Makanan lunak berprotein ( susu, ikan,ayam )
*    Pertahankan rasa manis
*    Konsumsi makanan tambahan
*    Lakukan tes pengecapan
*    Karbohidrat pada pasien yang tidak suka manis
*    Gunakan tambahan bumbu

STOMATITIS DAN ESOFAGITIS
Untuk mencegah dan meminimalkan terjadinya stomatitis dan esofagitis :
*    Melakukan pemeriksaan gigi 14 hari sebelum kemoterapi pertama
*    Gosok gigi 30 menit setelah makan dan sebelum tidur, gunakan sikat gigi yang lembut, gunakan air hangat untuk kumuran pertama kemudian bilas dengan air dingin. Kemudian letakkan sikat gigi di tempat yang kering.
*    Gunakan pasta gigi berflouride atau yang mengandung baking soda.
*    Jaga bibir tidak kering
*    Minum air 3 l perhari, kecuali merupakan kontra indikasi.
*    Hindari rokok dan alcohol
*    Hindari makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin, terlalu banyak mengandung zat kimia.
*    Kontrol gigi setelah selesai semua sesi kemoterapi.

MUAL DAN MUNTAH
Untuk mencegah atau meminimalkan mual dan muntah :
*    Makan makanan yang dingin atau yang disajikan dengan suhu ruangan karena makanan panas meningkatkan sensasi mual.
*    Minum segelas jus apel, lemon, gelatin, teh atau cola untuk meredakan mual.
*    Hindari makanan yang terlalu manis, berlemak dan telalu pedas.
*    Hindari makan dan minum 1-2 jam sebelum dan setelah kemoterapi.
*    Gunakan teknik distraksi ( musik,radio,televisi )
*    Gunakan untuk tidur saat terasa mual
KONSTIPASI
*    Sediakan waktu untuk BAB secara teratur
*    Minum jus buah atau makan buah setelah waktu makan
*    Minum air hangat
*    Minum 3l air kecuali merupakan kontraindikasi
*     Usahakan agar diet yang dikonsumsi mengandung serat
*    Hindari produk yang banyak mengandung tepung
*    Tingkatkan aktivitas fisik

DIARE
*    Hindari makanan yang mengiritasi lambung, seperti : sereal, roti dari tepung, kacang, biji-bijian, coklat, buah segar atau yang dikeringkan, jus buah (pisang, avocado, apel dan anggur diperbolehkan), sayur mentah, makanan yang banyak mengandung gas, makanan dan minuman yang mengandung kafein.
*    Gunakan untuk beristirahat.
*    Minum 3 l perhari kecuali merupakan kontraindikasi.
*    Makan sedikit tapi sering.
*    Hindari makanan yang terlalu panas atau dingin.
*    Hindari susu atau produk susu

ALOPECIA
Penanganan untuk meminimalkan alopecia adalah :
*    Gunakan sampho bubuk atau yang lembut, sampho dengan bahan dasar protein, diikuti dengan penggunaan minyak rambut atau kondisioner setiap 3-5 hari.
*    Minimalkan penggunaan hair dryer, jika memang diperlukan gunakan dengan panas rendah.
*    Hentikan penggunaan mesin dengan listrik seperti alat pelurus rambut. Selain itu hentikan pula penggunaan roll rambut, bandana yang menekan rambut, hair spray, semir rambut karena akan menyebabkan kerapuhan rambut.
*    Hindari menggosok rambut dan menyisir rambut terlalu keras.
*    Hindari manipulasi rambut yang berlebihan seperti mengikatnya ekor kuda.
*    Gunakan bantal yang lembut
DAFTAR PUSTAKA

Joyce., 1993, Nursing Management of Symptoms Associated with Chemotherapy, 3rd edition, Profesional Service by Farmitalio Carlo Erba.





Perawatan Pasien Post Kemoterapi, Diagnosa NANDA 2017, Diagnosa NANDA 2018, Diagnosa Nanda 2018-2020, Diagnosa NANDA 2015, diagnosa Nanda 2014, Diagnosa NANDA 2012, Diagnosa Doenges
post kemoterapi


PERAWATAN PASIEN DENGAN POST KEMOTERAPI


PENGERTIAN :
Kemoterapi adalah penggunaan preparat antineoplastik sebagai upaya untuk membunuh sel-sel tumor dengan mengganggu fungsi dan reproduksi seluler

TUJUAN PEMBERIAN KEMOTERAPI
-          Mencapai kesembuhan
-          Mencapai masa bebas penyakit yang lama
-          Memperkuat efek pengobatan lain mis : ssd operasi atau radioterapi
-          Mengecilkan tumor sebelum pembedahan atau radioterapi

CARA KERJA KEMOTERAPI
Menghambat pertumbuhan sel dari siklus sel

EFEK SAMPING KEMOTERAPI DIPENGARUHI OLEH :
-          karakteristik obat, dosis setiap pemberian / kumulatif
-          berbeda pada setiap pasien, dapat menimbulkan gejala efek samping berbeda meskipun                        dengan dosis dan obat yang sama.

EFEK SAMPING PEMBERIAN KEMOTERAPI :
  1. Pada system pencernaan :
a.       mual dan muntah
b.      diare
c.       konstipasi
d.      anoreksia
e.       perubahan/gangguan indra pengecap
f.       stomatitis dan esofagitis
  1. Pada system kulit :
a.       Alopecia, suatu keadaan dimana rambut menjadi rontok sebagai akibat atau efek dari kemoterapi yang terjadi secara bertahap baik itu bersifat sementara ataupun menetap tetapi biasanya sifatnya hanya sementara.
b.      Dermatitis

  1. Hematopoietic
a.       depresi sumsum tulang
b.      leucopenia
c.       thrombositopenia
d.      erithropenia
Semua yang disebutkan diatas dapat menyebabkan pasien mudah terkena infeksi, anemia dan mengalami perdarahan
  1. Sistem Genitourinari
a.       sistitis
b.      nephrotoksik
  1. Sistem Reproduksi
a.       amenorrhea
b.      premature menopause
c.       perubahan seks sekunder
d.      abnormal kromosom
e.       mandul/infertilitas
  1. Neurotoksik
a.       mati rasa
b.      kesemutan
c.       retensi urin
  1. Kardiotoksik

PERAWATAN PASIEN DENGAN POST KEMOTERAPI :
ANOREKSIA
Penanganan yang bisa dilakukan adalah dengan mengajarkan kepada pasien cara mengatur makanan:
*    Kebutuhan karbohidrat, sebagai sumber energi harus dikonsumsi secara teratur, bisa diperoleh dari tepung, sereal, pasta dan roti, tetapi hindari yang terlalu manis seperti permen dan kue-kue basah.
*    Kebutuhan protein, penting karena banyak mengandung vitamin dan mineral. Bisa dengan mengkonsumsi suplemen nutrisi seperti ensure, sustacal, resource, bisa juga dengan osmolit, isocal, isosource.
Untuk menambah masukan protein bisa juga dengan makan telur rebus, daging, yoghurt.

PERUBAHAN INDRA PENGECAP
*    Hindari makanan yang pahit
*    Makanan lunak berprotein ( susu, ikan,ayam )
*    Pertahankan rasa manis
*    Konsumsi makanan tambahan
*    Lakukan tes pengecapan
*    Karbohidrat pada pasien yang tidak suka manis
*    Gunakan tambahan bumbu

STOMATITIS DAN ESOFAGITIS
Untuk mencegah dan meminimalkan terjadinya stomatitis dan esofagitis :
*    Melakukan pemeriksaan gigi 14 hari sebelum kemoterapi pertama
*    Gosok gigi 30 menit setelah makan dan sebelum tidur, gunakan sikat gigi yang lembut, gunakan air hangat untuk kumuran pertama kemudian bilas dengan air dingin. Kemudian letakkan sikat gigi di tempat yang kering.
*    Gunakan pasta gigi berflouride atau yang mengandung baking soda.
*    Jaga bibir tidak kering
*    Minum air 3 l perhari, kecuali merupakan kontra indikasi.
*    Hindari rokok dan alcohol
*    Hindari makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin, terlalu banyak mengandung zat kimia.
*    Kontrol gigi setelah selesai semua sesi kemoterapi.

MUAL DAN MUNTAH
Untuk mencegah atau meminimalkan mual dan muntah :
*    Makan makanan yang dingin atau yang disajikan dengan suhu ruangan karena makanan panas meningkatkan sensasi mual.
*    Minum segelas jus apel, lemon, gelatin, teh atau cola untuk meredakan mual.
*    Hindari makanan yang terlalu manis, berlemak dan telalu pedas.
*    Hindari makan dan minum 1-2 jam sebelum dan setelah kemoterapi.
*    Gunakan teknik distraksi ( musik,radio,televisi )
*    Gunakan untuk tidur saat terasa mual
KONSTIPASI
*    Sediakan waktu untuk BAB secara teratur
*    Minum jus buah atau makan buah setelah waktu makan
*    Minum air hangat
*    Minum 3l air kecuali merupakan kontraindikasi
*     Usahakan agar diet yang dikonsumsi mengandung serat
*    Hindari produk yang banyak mengandung tepung
*    Tingkatkan aktivitas fisik

DIARE
*    Hindari makanan yang mengiritasi lambung, seperti : sereal, roti dari tepung, kacang, biji-bijian, coklat, buah segar atau yang dikeringkan, jus buah (pisang, avocado, apel dan anggur diperbolehkan), sayur mentah, makanan yang banyak mengandung gas, makanan dan minuman yang mengandung kafein.
*    Gunakan untuk beristirahat.
*    Minum 3 l perhari kecuali merupakan kontraindikasi.
*    Makan sedikit tapi sering.
*    Hindari makanan yang terlalu panas atau dingin.
*    Hindari susu atau produk susu

ALOPECIA
Penanganan untuk meminimalkan alopecia adalah :
*    Gunakan sampho bubuk atau yang lembut, sampho dengan bahan dasar protein, diikuti dengan penggunaan minyak rambut atau kondisioner setiap 3-5 hari.
*    Minimalkan penggunaan hair dryer, jika memang diperlukan gunakan dengan panas rendah.
*    Hentikan penggunaan mesin dengan listrik seperti alat pelurus rambut. Selain itu hentikan pula penggunaan roll rambut, bandana yang menekan rambut, hair spray, semir rambut karena akan menyebabkan kerapuhan rambut.
*    Hindari menggosok rambut dan menyisir rambut terlalu keras.
*    Hindari manipulasi rambut yang berlebihan seperti mengikatnya ekor kuda.
*    Gunakan bantal yang lembut
DAFTAR PUSTAKA

Joyce., 1993, Nursing Management of Symptoms Associated with Chemotherapy, 3rd edition, Profesional Service by Farmitalio Carlo Erba.

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan Komentar yang baik dan jangan Spam