Twitter Facebook Feed

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) “PENGENDALIAN INFEKSI PADAHIPOSPADIA”



A.    Latar Belakang
Kelainan congenital pada penis menjadi masalah yang penting karena selain berfungsi sebagai saluran pengeluaran urin, penis juga berfungsi sebagai alat seksual di kemudian hari yang akan berpengaruh terhadap fertilitas. Salah satu kelainan kongenital pada penis yang paling banyak kedua terjadi setelah undescencus testiculorum yaitu hipospadia. Hipospadia adalah kelainan bawaan dimana meatus uretra eksternus terletak dipermukaan ventral penis dan lebih ke proksimal dari tempatnya yang  normal pada ujung glans penis.
Banyak komplikasi yang dapat terjadi setelah dilakukan repair hipospadia, salah satunya yaitu penyempitan uretra. Penyempitan ini dapat dicegah dengan pamakaian kateter. Pemakakain kateter ini dapat berlanjut sampai klien pulang ke rumah.
Oleh karena itu diperlukan pengetahuan untuk keluarga bagaimana cara mencegah terjadinya infeksi pada anak dan perawatan kateter di rumah. Selain juga diperlukan pegetahuan tentang pentingnya nutrisi yang tepat untuk mempercepat penyembuhan luka sehingga, luka setelah operasi dapat sembuh dengan cepat dan infeksi pada ,luka tidak terjadi.

B.     Tujuan
1.      Tujuan Umum
Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan luka post operasi uretroplasty dapat sembuh dengan cepat dan tidak terjadi infeksi pada anak dengan post operasi uretplasty.
2.      Tujuan Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan klien dan orangtua dapat :
a)      Menyebutkan pengertian nutrisi
b)      Menyebutkan manfaat nutrisi untuk proses penyembuhan luka
c)      Menyebutkan kebutuhan nutrisi setelah operasi
d)     Menyebutkan pengertian infeksi
e)      Menyebutkan manfaat dari mencuci tangan yang benar
f)       Menjelaskan tata cara mencuci tangan yang benar
g)      Menyebutkan cara perawatan kateter di rumah

C.    Pelaksanaan kegiatan
1.  Topik
Pengendalian infeksi pada hipospadia
2.  Sasaran dan Target
Orang tua anak dengan kasus hipospadia
3.  Metoda
  Ceramah, diskusi
4.  Media dan alat
Leaflet
5.  Waktu dan Tempat
Hari / tanggal : Kamis / 17 April 2010
Waktu            : 10.00 – 10.30
Tempat           : Ruang Bedah Anak RSUP Dr.M Djamil Padang
6.  Setting tempat
  â                         
J J            
Keterangan :
â : Penyuluh
J : Peserta




D.     Susunan Acara
No.
Waktu
Kegiatan penyuluhan
Kegiatan peserta
1



2
























3








5 menit



20 menit
























5  menit
Pembukaan
-          Perkenalan mahasiswa
-          Menjelaskan tujuan
-          Mengadakan kontrak waktu
Pelaksanaan
-          Menggali pengetahuan klien dan orang tua tentang pengertian nutrisi
-          Menggali pengetahuan klien dan orang tua tentang manfaat nutrisi untuk proses penyembuhan luka
-          Memberi reinforcement positif
-          Menjelaskan pengertian nutrisi dan manfaat nutrisi untuk proses penyembuhan luka
-          Menjelaskan kebutuhan nutrisi setelah operasi
-          Menggali pengetahuan peserta tentang infeksi
-          Memberi reinforcement postif
-          Menjelaskan pengertian infeksi
-          Menggali pengetahuan peserta tentang manfaat mencuci tangan dan cara mencuci tangn yang benar
-          Memberi reinforcement positif
-          Menjelaskan manfaat mencuci tangan dan cara mencuci tangan yang benar
-          Menjelaskan cara perawatan katéter di rumah
Penutup
-          Meminta peserta memberikan pertanyaan atas penjelasan yang tidak dipahami.
-          Menjawab pertanyaan yang diajukan
-          Menyimpulkan diskusi
-          Melakukan evaluasi

-          Mengucap salam

Mendengarkan
Menyepakati
Menyepakati

Menyatakan pendapat  
Menyatakan pendapat 

Mendengarkan
Mendengarkan


Mendengarkan

Menyatakan pendapat mendengarkan
Memperhatikan
Menyatakan pendapat

Mendengarkan
Memperhatikan


Memperhatikan


Memberikan pertanyaan

Memperhatikan
Berpartisipasi
Menjawab pertanyaan
Menjawab salam

E.     Kriteria Evaluasi
1.      Evaluasi struktur
b.      Laporan telah dikoordinasi sesuai rencana
c.       Peserta mengikuti penyuluhan
d.      Tempat, media dan alat penyuluhan sesuai rencana
2.      Evaluasi proses
a.       Waktu yang direncanakan sesuai pelaksanaan
b.      Peserta aktif dalam kegiatan penyuluhan
c.       Peserta tidak meninggalkan kegiatan penyuluhan
3.      Evaluasi hasil
Peserta mampu :
a.       Menyebutkan pengertian nutrisi post-operasi
b.      Menyebutkan 2 dari 3 manfaat gizi untuk proses penyembuhan luka
c.       Menyebutkan kebutuhan nutrisi post-operasi
d.      Menyebutkan pengertian infeksi
e.       Menyebutkan 3 manfaat mencuci tangan yang benar
f.       Menyebutkan cara mencusi tangan yang benar
g.      Menyebutkan cara merawat katéter  di rumah



Materi Penyuluhan

NUTRISI YANG TEPAT UNTUK PENYEMBUHAN LUKA DAN PENGENDALIAN INFEKSI POST OPERASI URETROPLASTI
PADA ANAK DENGAN HIPOSPADIA

1.      Pengertian Nutrisi Post-Operasi
Nutrisi adalah semua makanan yang mengandung zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh baik untuk mempertahankan keseimbangaan metabolisme ataupun sebagai pembangun.
Nutrisi post-operasi adalah makanan yang diberikan pada seseorang setelah menjalani operasi, agar kembali seperti semula.

2.      Manfaat Nutrisi untuk Proses Penyembuhan Luka
Secara normal, penyembuhan luka memerlukan nutrisi yang tepat dan adekuat untuk memperbaiki jaringan-jaringan yang rusak dan mempercepat proses penyembuhan luka setelah menjalani operasi. Oleh karena itu, klien post-operasi harus mendapatkan nutrisi yang tepat dan adekuat agar luka setelah operasi dapat sembuh dengan cepat. Selain itu, nutrisi juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh pasien setelah operasi.

3.      Kebutuhan Nutrisi Post-Operasi
Makanan yang baik digunakan untuk klien post-operasi adalah protein, baik hewani maupun nabati. Protein nabati dapat diperoleh dari tempe, tahu, kacang-kacangan, dan lain sebagainya, sedangkan protein hewani dapat diperoleh dari hati, telur, ayam, udang, dan lain sebagainya. Vitamin C juga dibutuhkan dalam proses penyembuhan luka, yang dapat diperoleh dari kacang-kacangan, jeruk, jambu, daun papaya, bayam, tomat, daun singkong, dan lain sebagainya.


4.      Pengertian Infeksi
Repair hipospadia menyebabkan terjadinya perlukaan pada kulit (penis). Perlukaan ini jika tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan tejadinya infeksi. Infeksi adalah masuknya kuman-kuman dalam tubuh yang bisa menimbulkan berbagai penyakit.

5.      Manfaat Mencuci Tangan Dengan Benar
1. Membuang kotoran yang menempel di tangan
2. Membunuh kuman penyakit yang ada di tangan
3. Mencegah penularan kuman penyakit/ infeksi pada orang lain

6.      Tatacara Mencuci Tangan Yang Benar
1.  Siapkan peralatan untuk mencuci tangan seperti sabun mandi biasa, sikat, lap tangan/handuk, wastafel dengan air mengalir atau jika tidak ada bisa sediakan 2 waskom berisi air
2.  Lepaskan jam tangan, cincin, gelang tangan. Jika lengan baju panjang, gulung ke atas selama mencuci tangan
3.  Jaga agar kuku tetap pendek dan datar
4.  Basahi tangan dan lengan bawah dengan seksama. Pertahankan supaya jari, pergelangan tangan dan lengan bawah lebih rendah dari siku. Jika ada, sebaiknya menggunakan air hangat
5.  Gosokkan sabun mandi biasa pada kedua telapak tangan atau bisa dengan sabun cair.
6.  Sabuni tangan, mulai dari telapak tangan sampai siku.
7.  Gosok kedua telapak tangan, lalu letakkan tangan kanan diatas tangan kiri, lalu gosok-gosokkan secara memutar. Lakukan secara bergantian antara tangan kanan dan kiri. Lakukan hal ini selama 10-15 detik.
8.  Bersihkan sela-sela jari dengan cara menggosok-gosokan jari tangan yang satu lagi.
9.  Bersihkan daerah bawah kuku, bisa dengan menggunakan sikat tangan atau bisa menggunakan sikat baju yang baru. Atau jika tidak ada, bisa dengan menggunakankuku jari tangan yang satunya lagi
10.  Lanjutkan membersihkan pergelangan tangan sampai siku
11.  Bilas tangan dan pergelangan tangan sampai siku dengan cara     membilasnya satu-satu dari area tangan menuju pergelangan tangan dan berakhir di daerah siku.
12.  Ulangi hal tersebut sampai sisa sabun tidak ada lagi di tangan.
13.  Keringkan tangan dengan lap tangan atau henduk bersih dengan seksama dari jari tangan ke pergelangan tangan hingga daerah siku.

7.      Cara Perawatan Kateter di Rumah
1.  Cuci tangan dengan benar sebelum tindakan
2.  Usap mulai dari ujung penis dengan kapas/kain kasa yang telah dibasahi dengan betadin
3.  Usap kateter dengan kapas/kassa yang telah dibasahi betadin mulai dari kateter yang berada di ujung penis sampai ke bagian percabangannya
4.  Lakukan setiap hari

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan Komentar yang baik dan jangan Spam